DPRD Karawang Serap Aspirasi Masyarakat, Dukung Keberlanjutan Program MBG



BRISIX.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) jangan sampai tumbang hanya karena persoalan tata kelola. Pesan tegas itu mengemuka dalam audiensi antara DPRD Karawang, Pemerintah Kabupaten Karawang, dan berbagai elemen masyarakat di Gedung DPRD Karawang, Rabu (24/6).

Forum tersebut menjadi ajang curhat sekaligus peringatan keras kepada pemerintah agar tidak menghentikan program yang dinilai telah memberi manfaat nyata bagi ribuan anak sekolah dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat kecil.

Hadir dalam audiensi itu para wali murid, pelaku UMKM, relawan, hingga pengurus Asosiasi Pengusaha Snack Indonesia (APSI). Mereka kompak menyuarakan satu tuntutan: Program MBG harus tetap berjalan, tetapi pengawasannya wajib diperketat.

Perwakilan masyarakat, Nana, menegaskan bahwa hak anak untuk memperoleh makanan bergizi tidak boleh dikorbankan akibat dugaan persoalan dalam pengelolaan program.

“Kalau ada tata kelola yang bermasalah, perbaiki. Kalau ada oknum yang bermain atau korupsi, usut sampai tuntas. Tapi jangan sampai programnya dihentikan. Yang menikmati manfaatnya adalah anak-anak,” tegas Nana.

Menurutnya, MBG telah membantu banyak keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak selama berada di sekolah. Dampaknya bukan hanya dirasakan dari sisi kesehatan, tetapi juga mendukung upaya pencegahan stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

“Anak-anak lebih terjamin kebutuhan makannya. Ini program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya bicara soal keberlanjutan program, peserta audiensi juga menuntut adanya komitmen konkret dari pemerintah daerah dan DPRD untuk memastikan pengelolaan MBG berjalan bersih, transparan, dan akuntabel.

Masyarakat meminta pengawasan diperkuat agar anggaran yang digelontorkan benar-benar sampai kepada sasaran dan tidak bocor di tengah jalan.

Ketua Komisi I DPRD Karawang, Saepudin Zuhri, mengaku pihaknya menerima seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat. Ia memastikan DPRD akan mengawal pelaksanaan MBG agar tetap berada di jalur yang benar.

“Kami mendengar semua masukan masyarakat. Program yang memberikan manfaat besar tentu harus dikawal agar berjalan sesuai tujuan dan ketentuan yang berlaku,” kata Saepudin.

Ia menilai MBG merupakan program strategis karena menyentuh kebutuhan dasar anak-anak sekaligus memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat lokal.

“Bukan hanya soal makan bergizi. Program ini berkaitan dengan masa depan generasi muda, pencegahan stunting, dan pemberdayaan pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Satgas MBG Karawang, Ridwan Salam, mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga integritas para pelaksananya.

Menurut Ridwan, transparansi dan moralitas merupakan fondasi utama agar program tidak kehilangan kepercayaan publik.

“Integritas adalah harga mati. Transparansi anggaran dan akuntabilitas pelaksanaan harus dijaga. Program ini harus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Ridwan pun sepakat bahwa MBG harus tetap dilanjutkan karena manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh anak-anak sekolah maupun masyarakat yang terlibat dalam rantai pelaksanaannya.

Namun, ia mengingatkan bahwa dukungan terhadap program tidak boleh membuat publik menutup mata terhadap potensi penyimpangan.

“Programnya harus terus berjalan, tetapi pengawasannya juga harus semakin ketat. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan program rakyat untuk kepentingan pribadi,” tandasnya.

Audiensi tersebut menegaskan satu pesan penting: masyarakat mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis, tetapi juga menuntut pengelolaan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik penyimpangan. Bagi warga Karawang, yang harus diberantas adalah oknum yang bermain, bukan program yang memberi manfaat bagi anak-anak.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama