BRISIX.ID - Pemerintah Kabupaten Karawang tak lagi sekadar bicara soal kebersihan. Lewat Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), aksi nyata langsung digelar: turun ke jalan, bersih-bersih, dan membenahi wajah kota, Jumat 8 Mei 2026.
Dengan tagline “Bersama Wujudkan Karawang Bersih, Sehat, dan Indah”, gerakan ini menyasar jalur strategis, mulai dari Jalan Arif Rahman Hakim di kawasan Stasiun Karawang hingga Jalan Tuparev, jantung Alun-alun Karawang.
Tak tanggung-tanggung, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, hingga masyarakat dilibatkan. Mereka menyisir jalan, membersihkan saluran air, dan merapikan fasilitas umum yang selama ini luput dari perhatian.
Gerakan ini merupakan implementasi langsung dari program nasional yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada awal 2026. Targetnya jelas: lingkungan yang tertata, bersih, sehat, dan layak huni.
Lebih dari sekadar kerja bakti, Gerakan Indonesia ASRI mengusung perubahan pola pikir. Fokusnya pada penguatan budaya gotong royong, pengelolaan sampah dari sumbernya, hingga penataan ruang publik dari desa sampai kawasan perkotaan.
Sekretaris Daerah Karawang, Asep Aang Rahmatullah, menegaskan, langkah ini bukan seremonial. “Ini komitmen nyata. Karawang harus bersih, sehat, tertib, dan enak dipandang. Dampaknya langsung ke kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti persoalan klasik yang selama ini jadi ‘penyakit kota’: sampah tak terkelola, baliho liar, hingga kabel semrawut. Semua itu, kata dia, kini mulai dibenahi secara sistematis.
“Penataan tidak boleh setengah-setengah. Dari sampah, reklame liar, sampai kabel yang mengganggu estetika kota, semua harus ditertibkan,” tambahnya.
Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karawang, Asep Suryana, memastikan gerakan ini tidak berhenti di satu kegiatan.
“Aksi ini akan rutin. Kuncinya ada di kolaborasi. Kalau semua bergerak, kesadaran itu akan tumbuh,” ujarnya.
Ia menegaskan, tujuan akhir dari Gerakan Indonesia ASRI bukan hanya kota yang bersih secara fisik, tetapi juga membangun budaya peduli lingkungan yang kuat di tengah masyarakat.
“Karawang harus berubah. Lebih bersih, lebih tertata, dan lebih nyaman untuk semua,” pungkasnya.***
